Sabtu, 09 Agustus 2014

perang dunia 2



#Perang dunia II
Perang Dunia II adalah kekuatan bersenjata antarbeberapa Negara di dunia yang terjadi pada tahun 1939-1945.
Perang berbentuk perang urat syaraf, saling lempar benda-benda, perang menggunakan senjata, sinar laser, kilatan listrik berenergi tinggi, menyebarkan kuman-kuman (perang biologis), perang menggunakan racun dan gas kimia, perang dengan sembunyi-sembunyi sabotase, dan serangan mendadak (perang gerilya), dan lain-lain.
Perang Dunia I merupakan perang kekuatan bersenjata yang berlangsung tahun 1914-1918.
Peristiwa itu telah menelan jutaan nyawa, hancurnya bangunan, dan putusnya persaudaraan bagi umat manusia.
Perjanjian damai yang dibuat sesudah berakhirnya Perang Dunia I ternyata tidak memberikan jaminan bahwa perdamaian akan lestari. Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I (terutama Jerman) berusaha tidak mengindahkan semua butir perjanjian yang telah dibuatnya. Dengan demikian, bencana perang yang lebih dahsyat tak dapat dihindari sehingga meletuslah Perang Dunia II (1939-1945).

 

A.       Latar Belakang Perang Dunia II

1.        Sebab Umum Perang Dunia II
a.        Lahirnya Negara Fasis, yaitu :
·          Jerman di bawah pimpinan Adolf Hitler
·          Italia di bawah pimpinan Benito Mussolini
·          Jepang di bawah pimpinan Kaisar Hirohito
b.        Pertentangan Ideologi Antarnegara, yaitu:
·          Jerman, Italia, Jepang
·          Komunis (Rusia)
·          Liberal (Amerika Serikat, Perancis, Inggris)
c.        Perlombaan Senjata, antara lain:
·          Inggris menciptakan armada udara Royal Air Force
·          Jerman membuat kapal tempur Bismarck
·          Jepang membentuk armada laut dan kapal tempur Yamato dan Musashi
d.        Politik balas dendam yang dilakukan Jerman
e.        Politik mencari sekutu
f.         Gagalnya Liga Bangsa-Bangsa (LBB)
g.        Politik ekspansi yang dilakukan oleh Negara Fasis, yaitu :
·          Jerman dengan semboyan Lebensraum (Jerman Raya)
·          Italia dengan semboyan Italia Irredenta (Italia yang belum dibebaskan)
·          Jepang dengan semboyan Hokko Ichi-U
2.        Sebab Khusus Perang Duna II
·          Serangan Jerman ke Polandia tanggal 1 September 1939
·          Serangan Jepang ke Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai tanggal 7 Desember 1941
B.       Proses Perang Dunia II
1.        Pihak-pihak yang Terlibat dalam Perang Dunia II
·          Blok Axis (Jerman, Jepang, Italia)
·          Blok Sekutu (Inggris, Amerika Serikat, Prancis, Uni Soviet, RRC, Australia, dll.)
2.        Medan Pertempuran Perang Dunia II
Perang Dunia II terjadi di dua wilayah, yaitu wilayah Eropa dan wilayah Asia Pasifik
a.        Front Eropa
Front Eropa meliputi wilayah Eropa Timur, Eropa Barat, Eropa Tenggara, dan Afrika Utara
Perang Dunia II di Eropa Timur
Jerman menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939, yang diikuti oleh  Rusia yang menduduki Polandia Timur
                Perang Dunia II di Eropa Barat
Adanya pernyataan perang dari Prancis dan Inggris kepada Jerman karena telah menyerang Polandia
                Perang Dunia II di Eropa Tenggara
Jerman menguasai daerah di wilayah ini kecuali Yugoslavia, meskipun akhirnya Yugoslavia dapat dikuasai oleh Jerman. Kemudia Jerman menyerang Rumania, Balkan, dan akhirnya menguasai Terusan suez di wilayah Afrika Utara (Mesir)
                Perang Dunia II di Afrika Utara
                Jerman dapat menguasai Terusan Suez.
Italia menyerang Mesir dan Afrika Utara, tetapi Mesir dapat dipukul mundur hingga Abesenia
b.        Perang Dunia II di Front Asia Pasifik
Perang ini merupakan perang antara Jepang dengan Amerika Serikat karena Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat telah dilumpuhkan oleh Jepang. Akhirnya Amerika serikat membentuk persekutuan pertahanan yang disebut ABDACOM (America, British, Dutch, Australia Command) sehingga kelompok ini disebut sebagai blok Sekutu
C.       Kronologi Perang Dunia II
Kronologi Perang Dunia II di Front Eropa sebagai berikut :
Tahun 1939 :
1 September : pasukan Jerman menyerang Polandia
3 September : Inggris dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman
Tahun 1940 :
9 April : pasukan Jerman menyerbu Denmark dan Norwegia
10 Mei : pasukan Jerman menyerbu Belgia dan Belanda
10 Juni : Italia mengumumkan perang kepada Perancis dan Inggris
22 Juni : Perancis menandatangani gencatan senjata dengan Jerman
10 Juli : Pertempuran Brittain dimulai
Tahun 1941 :
6 April : pasukan Jerman menyerang Yunani dan Yugoslavia
22 Juni : Jerman menyerang Uni Soviet
8 September : Psukan Jerman memblokade sampai bulan Januari 1944
Tahun 1942 :
25 Agustus : Hitler memerintahkan pasukannya merebut Stallingrad
23 Oktober : Pasukan Inggris Pasukan Inggris menyerang kedudukan psukan sentral di El Alamien, Mesir
8 Nopember : pasukan Sekutu mendarat di Aljazair dan Maroko
Tahun 1943 :
2 Februari : pasukan Jerman menyerah di Stallingrad
13 Mei : pasukan Sentral di Afrika Utara menyerah
4 Juli : Pasukan Jerman menyerang kota Kusk di Uni Soviet
10 Juli : Pasukan Sekutu Menyerang di Sicilia
3 September : Italia menyerah kepada Sekutu
9 September : Pasukan Sekutu mendarat di Salermo, Italia
Tahun 1944 :
6 Juni : pasukan Sekutu mendarat secara besar-besaran di Normandia, Perancis
20 Juli : persekongkolan untuk membunuh Hitler mengalami kegagalan
16 Desember : pasukan Jerman menyerang pasukan Amerika serikat dalam pertempuran Bulge
Tahun 1945 :
30 April : Hitler bunuh diri di Berlin
7 Mei Jerman menyerah tnpa syarat di Reims, Perancis yang sekaligus mengakhiri Perang Dunia II di Eropa
Kronologi Perang Dunia II di Front Pasifik :
Tahun 1941 :
7 Desember : pesawat Jepang membombardir pangkalan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour
8 Desember : Amerika, Inggris, dan Kanada mengumumkan perang kepada Jepang
Tahun 1942 :
15 Februari : Singapura jatuh ke tangan Jepang
26 – 28 Februari : Armada Laut Jepang mengalahkan kekuatan laut Sekutu dalam pertempuran Laut Jawa
9 April : Pasukan Amerika Serikat dan Filipina menyerah di  Semenanjung Bataan
18 April : armada udara Amerika serikat mengebom Tokyo dalam serangan Doolitle
4-8 Mei : armada laut Sekutu membendung serangan Jepang dalam pertempuran Terumbu Karang
4-6 Juni : pasukan Sekutu mengalahkan Jepang dalam Pertempuran Midway
7 Agustus : pasukan mariner Amerika Serikat mendarat di Guadalcanal
Tahun 1943 :
20 Nopember : pasukan Amerika Serikat menyerang Tarawa
Tahun 1944 :
19-20 Juni : angkatan laut Amerika Serikat mengalahkan Jepang dalam Pertempuran Filipina
18 Juli : Perdana Menteri Tojo mengundurkan diri
20 Oktober : pasukan Sekutu mendarat di Filipina
23-26 Oktober : pasukan Sekutu menghancurkan armada laut Jepang dalam Pertempuran Teluk Leyte di Filipina
Tahun 1945 :
16 Maet : pasukan Amerika Serikat merebut Iwo Jima
21 Juni : pasukan Marinir Amerika Serikat merebut Okinawa
6 Agustus : bom atom dijatuhkan di Hiroshima
8 Agustus : Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
2 September : Jepang menandatangani penyerahan di kapal perang Amerika Serikat Missouri di Teluk Tokyo
D.       Akibat Perang Dunia II
Perang Dunia II membawa akibat besar bagi dunia dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial.
1.        Akibat di Bidang Politik
Dalam bidang politik Perang dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·          Munculnya Negara Adi Kuasa yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet
·          Munculnya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Amerika Serikat yang membentuk pakta pertahanan yang disebut NATO (North Atlantic Treaty Organization), sedang Uni Soviet membentuk Pakta Warsawa.
·          Munculnya Negara-negar baru di Asia seperti Indonesia, India, Pakistan, dan Srilanka
2.        Akibat di Bidang Ekonomi
Dalam bidang ekonomi Perang Dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·          Tampilnya Amerika Serikat sebagai kreditur seluruh dunia
·          Lahirnya Sistem Ekonomi Liberal, Sistem Ekonomi Komando, dan System Ekonomi Campuran
3.        Akibat di Bidang Sosial
Dalam bidang sosial Perang Dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·          Munculnya gerakan-gerakan sosial untuk membantu memulihkan kesejahteraan rakyat
4.        Akibat di Bidang Pertahanan  dan Keamanan
Dalam bidang pertahanan dan keamanan muncul beberapa bentuk kerja sama antarnegara berupa:
·          NATO, yaitu pakta pertahanan di Atilantik Utara
·          Pakta Warsawa, yaitu pakta pertahanan Negara di Eropa Timur
·          SEATO, yaitu pakta pertahanan di Asia Tenggara
·          CENTO, yaitu pakta pertahanan di Timur Tengah
·          METO, yaitu pakta pertahanan di Asia Barat
·          Anzus, yaitu pakta pertahanan Australia, Amerika Serikat, dan Selandia baru
5.        Akibat di Bidang Organisasi:
·          Munculnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
·          Munculnya Gerakan Non Blok (GNB)
6.        Perjanjian Untuk Mengakhiri Perang dunia II
a.        Perjanjian Postdam (1945)
·          Jerman dibagi menjadi dua, yaitu Jerman Barat dan Timur
·          Kota Berlin dibagi dua, yaitu Berlin Barat dan Timur
·          Pemberian daerah Danzig dan Niesse kepada Polandia
·          Pengurangan (demiliterisasi) angkatan perang Jerman
·          Mengadili dan menghukum penjahat perang
b.        Perjanjian San Fransisco (1951):
·          Mengawasi kepulauan Jepang oleh Sekutu
·          Jepang harus melepaskan kembali daerah yang dikuasainya selama PErang Asia Timur Raya
·          Menyerahkan Pulau Kuriel dan Sakhalin kepada Rusia
·          Mengadili tokoh Fasis
·          Jepang membayar ganti rugi perang kepada Sekutu
c.        Perjanjian Paris (1947) :
·          Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris
·          Daerah Italia diperkecil
·          Italia membayar kerugian perang
·          Abesyenia dan Albania dimerdekakan kembali
·          Trieste menjadi Negara merdeka di bawah PBB
E.        Pendudukan Militer Jepang di Indonesia
1.        Latar Belakang
Pendudukan militer Jepang di Indonesia dilatarbelakangi oleh hal-hal berikut :
·          Adanya pembaharuan politik Jepang dari menutup diri menjadi imperialis
·          Jepang bermaksud menjadikan Asia sebagai satu kesatuan di bawah pimpinannya
·          Jepang membutuhkan bahan mentah industri
·          Jepang bermaksud membendung pengaruh imperialisme barat.
2.        Tujuan Pendudukan Jepang :
·          Menjadikan Indonesia sebagai pemasok bahan mentah industri dan perang
·          Menggalang kekuatan rakyat Indonesia dalam membendung serangan sekutu
3.        Cara dan Upaya Jepang dalam mengeksploitasi Sumber Kekayaan Indonesia
Cara yang ditempuh oleh Jepang dalam mengeksploitasi sumber kekayaan Indonesia yaitu dengan melakukan pemerahan sumber alam dan pemerasan tenaga manusia.
a.        Pemerahan sumber alam
·          Pemerahan sumber alam dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
·          Menyita harta peninggalan Belanda
·          Monopoli penjualan hasil perkebunan
·          Mengganti tanaman yang tidak berguna dengan tanaman bahan makanan
b.        Pemerahan tenaga manusia
Pemerahan tenaga manusia dilakukan melalui cara-cara di bawah ini :
·          Kerja paksa (Romusha)
·          Pembentukan organisasi semi militer diantaranya Seinendan (barisan pemuda), Fujinkai (barisan wanita), Keibodan (barisan pembantu polisi), Syuisintai (barisan pelopor) dan organisasi militernya berupa Heiho (barisan pembantu prajurit Jepang), Peta (pembela tanah air)
4.        Pengaruh Kebijakan Pemerintah Pendudukan Jepang
a.        Di Bidang Sosial :
·          Kegelisahan dan kesengsaraan rakyat Indonesia yang bekerja secara paksa (romusha)
·          Kehidupan pedesaan semakin parah sehingga kesehatan tidak terjamin, kelaparan, dan menimbulkan kematian.
b.        Di bidang Ekonomi
·          Terjadinya perampasan kekayaan rakyat sehingga rakyat semakin miskin
·          Produksi bahan makanan (beras) semakin merosot
·          Sandang dan pangan semakin sulit untuk diperoleh
5.        Bentuk-bentuk Perlawanan Rakyat dan pergerakan Kebangsaan Indonesia di berbagai Daerah pada Masa Pendudukan Jepang
Perjuangan para pemimpin dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan strategi kooperasi, gerakan bawah tanah (ilegal), dan perlawanan bersenjata.
a.        Perlawanan dengan strategi kooperasi
Bentuk perjuangan dengan cara ini dilakukan dengan beberapa cara melalui Putera, Jawa Hokokai, Majelis Islam A’la Indonesia MIAI, Cuo Sangi In, BPUPKI, dan PPKI.
b.        Perlawanan dengan strategi gerakan bawah tanah
Bentuk perlawanan ini dilakukan oleh beberapa kelompok diantaranya :
Kelompok Sutan Syahrir, Kelompok Kaigun, Kelompok Sukarni, Kelompok Persatuan Mahasiswa, Kelompok Amir Syarifudin.
c.        Perlawanan bersenjata
Perlawanan ini dilakukan di berbagai derah di antaranya :
1)        Perlawanan Cot Plieng (Aceh)
Perlawanan ini dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Perlawanan ini dilatarbelakani oleh sikap tentara Jepang yang ingin memaksakan kehendaknya terhdap rakyat dengan sewenag-wenang
2)        Perlawanan Rakyat singaparna (Tasikmalaya)
Perlawanan ini dipimpin oleh K. H. Zaenal mustafa. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh paksaan Jepang untuk melakukan Seikirei, yaitu upacara penghormatan kepada Kaisar Jepang yang dianggap dewa dengan cara membungkukan badan ke arah timur laut (Tokyo). Cara ini dianggap oleh K.H. Zaenal Mustafa sebagai tindakan musyrik.
3)        Perlawanan Rakyat indramayu, Jawa Barat
Perlawanan ini dpimpin oleh H. Madriyas. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh perilaku kekejaman Jepang untuk menyerahkan padi yang sangat banyak
4)        Perlawanan Peta di Blitar
Perlawanan ini dipimpin oleh Supriyadi. Perlawanan ini dilatarbelakangi karena supriyadi tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat yang dipekerjakan sebagai romusha.