#Perang dunia II
Perang Dunia II adalah kekuatan bersenjata antarbeberapa Negara di dunia yang terjadi pada tahun 1939-1945.
Perang
berbentuk perang urat syaraf, saling lempar benda-benda, perang
menggunakan senjata, sinar laser, kilatan listrik berenergi tinggi,
menyebarkan kuman-kuman (perang biologis), perang menggunakan racun dan
gas kimia, perang dengan sembunyi-sembunyi sabotase, dan serangan
mendadak (perang gerilya), dan lain-lain.
Perang Dunia I merupakan perang kekuatan bersenjata yang berlangsung tahun 1914-1918.
Peristiwa itu telah menelan jutaan nyawa, hancurnya bangunan, dan putusnya persaudaraan bagi umat manusia.
Perjanjian damai yang dibuat sesudah berakhirnya Perang Dunia I ternyata tidak memberikan jaminan bahwa perdamaian akan lestari. Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I (terutama
Jerman) berusaha tidak mengindahkan semua butir perjanjian yang telah
dibuatnya. Dengan demikian, bencana perang yang lebih dahsyat tak dapat
dihindari sehingga meletuslah Perang Dunia II (1939-1945).
A. Latar Belakang Perang Dunia II
1.
Sebab
Umum Perang Dunia II
a.
Lahirnya
Negara Fasis, yaitu :
·
Jerman di bawah pimpinan Adolf Hitler
·
Italia di bawah pimpinan Benito
Mussolini
·
Jepang di bawah pimpinan Kaisar Hirohito
b.
Pertentangan
Ideologi Antarnegara, yaitu:
·
Jerman, Italia, Jepang
·
Komunis (Rusia)
·
Liberal (Amerika Serikat, Perancis,
Inggris)
c.
Perlombaan
Senjata,
antara lain:
·
Inggris menciptakan armada udara Royal
Air Force
·
Jerman membuat kapal tempur Bismarck
·
Jepang membentuk armada laut dan kapal
tempur Yamato dan Musashi
d.
Politik
balas dendam yang dilakukan Jerman
e.
Politik
mencari sekutu
f.
Gagalnya
Liga Bangsa-Bangsa (LBB)
g.
Politik
ekspansi yang dilakukan oleh Negara Fasis, yaitu :
·
Jerman dengan semboyan Lebensraum (Jerman
Raya)
·
Italia dengan semboyan Italia
Irredenta (Italia yang belum dibebaskan)
·
Jepang dengan semboyan Hokko Ichi-U
2.
Sebab
Khusus Perang Duna II
·
Serangan Jerman ke Polandia tanggal 1
September 1939
·
Serangan Jepang ke Pangkalan Angkatan
Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai tanggal 7 Desember 1941
B.
Proses
Perang Dunia II
1.
Pihak-pihak
yang Terlibat dalam Perang Dunia II
·
Blok Axis (Jerman, Jepang, Italia)
·
Blok Sekutu (Inggris, Amerika Serikat,
Prancis, Uni Soviet, RRC, Australia, dll.)
2.
Medan
Pertempuran Perang Dunia II
Perang
Dunia II terjadi di dua wilayah, yaitu wilayah Eropa dan wilayah Asia Pasifik
a.
Front
Eropa
Front
Eropa meliputi wilayah Eropa Timur, Eropa Barat, Eropa Tenggara, dan Afrika
Utara
Perang
Dunia II di Eropa Timur
Jerman
menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939, yang diikuti oleh Rusia yang menduduki Polandia Timur
Perang Dunia II di Eropa Barat
Adanya
pernyataan perang dari Prancis dan Inggris kepada Jerman karena telah menyerang
Polandia
Perang Dunia II di Eropa Tenggara
Jerman
menguasai daerah di wilayah ini kecuali Yugoslavia, meskipun akhirnya
Yugoslavia dapat dikuasai oleh Jerman. Kemudia Jerman menyerang Rumania,
Balkan, dan akhirnya menguasai Terusan suez di wilayah Afrika Utara (Mesir)
Perang Dunia II di Afrika Utara
Jerman dapat menguasai Terusan
Suez.
Italia
menyerang Mesir dan Afrika Utara, tetapi Mesir dapat dipukul mundur hingga
Abesenia
b.
Perang
Dunia II di Front Asia Pasifik
Perang
ini merupakan perang antara Jepang dengan Amerika Serikat karena Pangkalan
Angkatan Laut Amerika Serikat telah dilumpuhkan oleh Jepang. Akhirnya Amerika
serikat membentuk persekutuan pertahanan yang disebut ABDACOM (America,
British, Dutch, Australia Command) sehingga kelompok ini disebut sebagai blok
Sekutu
C.
Kronologi
Perang Dunia II
Kronologi
Perang Dunia II di Front Eropa sebagai berikut :
Tahun
1939 :
1
September : pasukan Jerman menyerang Polandia
3
September : Inggris dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman
Tahun
1940 :
9
April : pasukan Jerman menyerbu Denmark dan Norwegia
10
Mei : pasukan Jerman menyerbu Belgia dan Belanda
10
Juni : Italia mengumumkan perang kepada Perancis dan Inggris
22
Juni : Perancis menandatangani gencatan senjata dengan Jerman
10
Juli : Pertempuran Brittain dimulai
Tahun
1941 :
6
April : pasukan Jerman menyerang Yunani dan Yugoslavia
22
Juni : Jerman menyerang Uni Soviet
8
September : Psukan Jerman memblokade sampai bulan Januari 1944
Tahun
1942 :
25
Agustus : Hitler memerintahkan pasukannya merebut Stallingrad
23
Oktober : Pasukan Inggris Pasukan Inggris menyerang kedudukan psukan sentral di
El Alamien, Mesir
8
Nopember : pasukan Sekutu mendarat di Aljazair dan Maroko
Tahun
1943 :
2
Februari : pasukan Jerman menyerah di Stallingrad
13
Mei : pasukan Sentral di Afrika Utara menyerah
4
Juli : Pasukan Jerman menyerang kota Kusk di Uni Soviet
10
Juli : Pasukan Sekutu Menyerang di Sicilia
3
September : Italia menyerah kepada Sekutu
9
September : Pasukan Sekutu mendarat di Salermo, Italia
Tahun
1944 :
6
Juni : pasukan Sekutu mendarat secara besar-besaran di Normandia, Perancis
20
Juli : persekongkolan untuk membunuh Hitler mengalami kegagalan
16
Desember : pasukan Jerman menyerang pasukan Amerika serikat dalam pertempuran
Bulge
Tahun
1945 :
30
April : Hitler bunuh diri di Berlin
7
Mei Jerman menyerah tnpa syarat di Reims, Perancis yang sekaligus mengakhiri
Perang Dunia II di Eropa
Kronologi
Perang Dunia II di Front Pasifik :
Tahun
1941 :
7
Desember : pesawat Jepang membombardir pangkalan laut Amerika Serikat di Pearl
Harbour
8
Desember : Amerika, Inggris, dan Kanada mengumumkan perang kepada Jepang
Tahun
1942 :
15
Februari : Singapura jatuh ke tangan Jepang
26 –
28 Februari : Armada Laut Jepang mengalahkan kekuatan laut Sekutu dalam
pertempuran Laut Jawa
9
April : Pasukan Amerika Serikat dan Filipina menyerah di Semenanjung Bataan
18
April : armada udara Amerika serikat mengebom Tokyo dalam serangan Doolitle
4-8
Mei : armada laut Sekutu membendung serangan Jepang dalam pertempuran Terumbu
Karang
4-6
Juni : pasukan Sekutu mengalahkan Jepang dalam Pertempuran Midway
7
Agustus : pasukan mariner Amerika Serikat mendarat di Guadalcanal
Tahun
1943 :
20
Nopember : pasukan Amerika Serikat menyerang Tarawa
Tahun
1944 :
19-20
Juni : angkatan laut Amerika Serikat mengalahkan Jepang dalam Pertempuran
Filipina
18
Juli : Perdana Menteri Tojo mengundurkan diri
20
Oktober : pasukan Sekutu mendarat di Filipina
23-26
Oktober : pasukan Sekutu menghancurkan armada laut Jepang dalam Pertempuran
Teluk Leyte di Filipina
Tahun
1945 :
16
Maet : pasukan Amerika Serikat merebut Iwo Jima
21
Juni : pasukan Marinir Amerika Serikat merebut Okinawa
6
Agustus : bom atom dijatuhkan di Hiroshima
8
Agustus : Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
2
September : Jepang menandatangani penyerahan di kapal perang Amerika Serikat
Missouri di Teluk Tokyo
D.
Akibat
Perang Dunia II
Perang Dunia II
membawa akibat besar bagi dunia dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial.
1.
Akibat
di Bidang Politik
Dalam
bidang politik Perang dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·
Munculnya Negara Adi Kuasa yaitu
Amerika Serikat dan Uni Soviet
·
Munculnya Perang Dingin antara Amerika
Serikat dan Uni Soviet. Amerika Serikat yang membentuk pakta pertahanan yang
disebut NATO (North Atlantic Treaty Organization), sedang Uni Soviet membentuk
Pakta Warsawa.
·
Munculnya Negara-negar baru di Asia
seperti Indonesia, India, Pakistan, dan Srilanka
2.
Akibat
di Bidang Ekonomi
Dalam
bidang ekonomi Perang Dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·
Tampilnya Amerika Serikat sebagai
kreditur seluruh dunia
·
Lahirnya Sistem Ekonomi Liberal,
Sistem Ekonomi Komando, dan System Ekonomi Campuran
3.
Akibat
di Bidang Sosial
Dalam
bidang sosial Perang Dunia II membawa akibat sebagai berikut :
·
Munculnya gerakan-gerakan sosial untuk
membantu memulihkan kesejahteraan rakyat
4.
Akibat
di Bidang Pertahanan dan Keamanan
Dalam
bidang pertahanan dan keamanan muncul beberapa bentuk kerja sama antarnegara
berupa:
·
NATO, yaitu pakta pertahanan di
Atilantik Utara
·
Pakta Warsawa, yaitu pakta pertahanan
Negara di Eropa Timur
·
SEATO, yaitu pakta pertahanan di Asia
Tenggara
·
CENTO, yaitu pakta pertahanan di Timur
Tengah
·
METO, yaitu pakta pertahanan di Asia
Barat
·
Anzus, yaitu pakta pertahanan
Australia, Amerika Serikat, dan Selandia baru
5.
Akibat
di Bidang Organisasi:
·
Munculnya Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB)
·
Munculnya Gerakan Non Blok (GNB)
6.
Perjanjian
Untuk Mengakhiri Perang dunia II
a.
Perjanjian
Postdam (1945)
·
Jerman dibagi menjadi dua, yaitu
Jerman Barat dan Timur
·
Kota Berlin dibagi dua, yaitu Berlin
Barat dan Timur
·
Pemberian daerah Danzig dan Niesse
kepada Polandia
·
Pengurangan (demiliterisasi) angkatan
perang Jerman
·
Mengadili dan menghukum penjahat
perang
b.
Perjanjian
San Fransisco (1951):
·
Mengawasi kepulauan Jepang oleh Sekutu
·
Jepang harus melepaskan kembali daerah
yang dikuasainya selama PErang Asia Timur Raya
·
Menyerahkan Pulau Kuriel dan Sakhalin
kepada Rusia
·
Mengadili tokoh Fasis
·
Jepang membayar ganti rugi perang
kepada Sekutu
c.
Perjanjian
Paris (1947) :
·
Semua jajahan Italia di Afrika Utara
diambil Inggris
·
Daerah Italia diperkecil
·
Italia membayar kerugian perang
·
Abesyenia dan Albania dimerdekakan
kembali
·
Trieste menjadi Negara merdeka di
bawah PBB
E.
Pendudukan
Militer Jepang di Indonesia
1.
Latar
Belakang
Pendudukan
militer Jepang di Indonesia dilatarbelakangi oleh hal-hal berikut :
·
Adanya pembaharuan politik Jepang dari
menutup diri menjadi imperialis
·
Jepang bermaksud menjadikan Asia
sebagai satu kesatuan di bawah pimpinannya
·
Jepang membutuhkan bahan mentah
industri
·
Jepang bermaksud membendung pengaruh
imperialisme barat.
2.
Tujuan
Pendudukan Jepang :
·
Menjadikan Indonesia sebagai pemasok
bahan mentah industri dan perang
·
Menggalang kekuatan rakyat Indonesia
dalam membendung serangan sekutu
3.
Cara
dan Upaya Jepang dalam mengeksploitasi Sumber Kekayaan Indonesia
Cara
yang ditempuh oleh Jepang dalam mengeksploitasi sumber kekayaan Indonesia yaitu
dengan melakukan pemerahan sumber alam dan pemerasan tenaga manusia.
a.
Pemerahan
sumber alam
·
Pemerahan sumber alam dilakukan dengan
cara-cara sebagai berikut :
·
Menyita harta peninggalan Belanda
·
Monopoli penjualan hasil perkebunan
·
Mengganti tanaman yang tidak berguna
dengan tanaman bahan makanan
b.
Pemerahan
tenaga manusia
Pemerahan
tenaga manusia dilakukan melalui cara-cara di bawah ini :
·
Kerja paksa (Romusha)
·
Pembentukan organisasi semi militer
diantaranya Seinendan (barisan pemuda), Fujinkai (barisan wanita), Keibodan
(barisan pembantu polisi), Syuisintai (barisan pelopor) dan organisasi
militernya berupa Heiho (barisan pembantu prajurit Jepang), Peta (pembela tanah
air)
4.
Pengaruh
Kebijakan Pemerintah Pendudukan Jepang
a.
Di
Bidang Sosial :
·
Kegelisahan dan kesengsaraan rakyat
Indonesia yang bekerja secara paksa (romusha)
·
Kehidupan pedesaan semakin parah
sehingga kesehatan tidak terjamin, kelaparan, dan menimbulkan kematian.
b.
Di
bidang Ekonomi
·
Terjadinya perampasan kekayaan rakyat
sehingga rakyat semakin miskin
·
Produksi bahan makanan (beras) semakin
merosot
·
Sandang dan pangan semakin sulit untuk
diperoleh
5.
Bentuk-bentuk
Perlawanan Rakyat dan pergerakan Kebangsaan Indonesia di berbagai Daerah pada
Masa Pendudukan Jepang
Perjuangan
para pemimpin dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan strategi
kooperasi, gerakan bawah tanah (ilegal), dan perlawanan bersenjata.
a.
Perlawanan
dengan strategi kooperasi
Bentuk
perjuangan dengan cara ini dilakukan dengan beberapa cara melalui Putera, Jawa
Hokokai, Majelis Islam A’la Indonesia MIAI, Cuo Sangi In, BPUPKI, dan PPKI.
b.
Perlawanan
dengan strategi gerakan bawah tanah
Bentuk
perlawanan ini dilakukan oleh beberapa kelompok diantaranya :
Kelompok
Sutan Syahrir, Kelompok Kaigun, Kelompok Sukarni, Kelompok Persatuan Mahasiswa,
Kelompok Amir Syarifudin.
c.
Perlawanan
bersenjata
Perlawanan
ini dilakukan di berbagai derah di antaranya :
1)
Perlawanan Cot Plieng (Aceh)
Perlawanan
ini dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Perlawanan ini dilatarbelakani oleh sikap
tentara Jepang yang ingin memaksakan kehendaknya terhdap rakyat dengan
sewenag-wenang
2)
Perlawanan Rakyat singaparna
(Tasikmalaya)
Perlawanan
ini dipimpin oleh K. H. Zaenal mustafa. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh
paksaan Jepang untuk melakukan Seikirei, yaitu upacara penghormatan kepada Kaisar
Jepang yang dianggap dewa dengan cara membungkukan badan ke arah timur laut
(Tokyo). Cara ini dianggap oleh K.H. Zaenal Mustafa sebagai tindakan musyrik.
3)
Perlawanan Rakyat indramayu, Jawa
Barat
Perlawanan
ini dpimpin oleh H. Madriyas. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh perilaku
kekejaman Jepang untuk menyerahkan padi yang sangat banyak
4)
Perlawanan Peta di Blitar
Perlawanan
ini dipimpin oleh Supriyadi. Perlawanan ini dilatarbelakangi karena supriyadi
tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat yang dipekerjakan sebagai romusha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar